Langsung ke konten utama

Kelompok Sosial, Sosiologi


Kelompok Sosial

Dasar Pembentukan
1. Adanya Struktur Sosial
Struktur sosial
Dari asal kata , yakni structum artinya membangun/menyusun
Bangunan abstrak suatu masyarakat yang berisi susunan dan sistem dari unsur -unsur sosial masyarakat.
Unsur unsur sosial masyarakat meliputi:
1. Kebudayaan
2. Otoritas
3. Stratifikasi
4. Lembaga Sosial
5. Kelompok sosial
2. Adanya keinginan manusia untuk berkumpul dengan manusia lain (gregariousness) untuk memenuhi kebutuhan
Pengertian Kelompok Sosial
1. Kelompok sosial adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi
2. Suatu sistem sosial yang terdiri atas beberapa individu yang berinteraksi satu dengan lainnya dan terlibat kegiatan bersama
      3. Merupakan tatanan sosial yang didalamnya terkandung hubungan timbal balik antara status dengan peranan dengan batas-batas perangkat unsur-unsur sosial yang mengacu suatu keteraturan perilaku dalam masyarakat

Macam macam kelompok sosial
1. Kelompok Semu
a. Kerumunan
Ada suatu yang dilihat atau rasa spontanitas dalam waktu singkat
Macam kerumunan :
1. Formal Audience Crowd 
Memiliki suatu pusat perhatian, persamaan tujuan dan sifatnya pasif
Contoh : Penonton bioskop, orang-orang yang mengikuti pengajian
2. Planned Expressive Group
Persamaan tujuan, kegiatan berfungsi sebagai pelepas ketegangan 
Contoh : Orang-orang yang sedang pesta
3. Panic Causal Crowd
Menyelamatkan diri dari suatu bahaya
Contoh : orang-orang mengungsi dari suatu bencana alam
4. Acting Mobs 
Menggunakan kekuatan fisik
Contoh : Pemalakan
5. Immoral Lawless Crowd
Berlawanan dengan norma pergaulan hidup
Contoh : orang-orang yang sedang berjudi
b. Massa
Direncanakan atau tidak brsifat spontan
Contoh : orang-orang yang dikumpulkan untuk berdemonstrasi
c. Publik
Disatukan oleh alat komunikasi
Contoh : kelompok orang melihat acara sepak bola di TV

2. Kelompok Nyata
1. Kelompok Statistik : dijadikan sasaran penelitian
2. Kelompok sosial     : anggota saling brinteraksi dan berkomunikasi secara 
                                                 terus menerus
contoh : tetangga, teman sekolah, teman sepermainan
3. Kelompok Asosiasi
Ciri ciri : 1. Direncanakan / sengaja dibentuk 
   2. Terorganisir secara nyata dalam suatu wadah
   3. Ada interaksi secara terus menerus
   4. Ada kesadaran kelompok yang kuat
   5. Kehadirannya konstan

Kelompok Sosial Menurut para ahli
1. W G Sumner
#In-Group    : Mengidentifikasi diri (kami, kita)
#Out-Group : Lawan In-Group (mereka)

2. Charles Horton Cooley
Primer        : anggota sedikit, saling mengenal, langgeng
Sekunder   : anggota banyak, tidak saling mengenal, tidak langgeng
Contoh : Ikatan Dokter Indonesia

3. Ferdinand Tonnies
#Gemeinschaft : Ikatan batin murni alamiah,kekal
Ciri ciri :  1. Intimate (hubungan menyeluruh yang sangat erat)
    2. Private (bersifat pribadi, namun untuk beberapa orang saja)
    3. Exclusive ( diperuntukan untuk kita bukan diluar kita)
Macam Gemeinschaft
1. Gemeinscaft by blood   : ikatan darah (keluarga,kekerabatan)
2. Gemeinschaft by place : tempat tinggal (RT,RW,Karang Taruna)
3. Gemeinschaft by mind : ideologi/pandangan (paguyuban wayang orang,paguyuban seni karawitan)
#Gesselschaft : Jalinan hubungan yang bersifat kontraktual (ada batas waktu) 
Ciri ciri : 1. Hubungan bersifat formal
   2. Orientasi ekonomi
   3. mempertimbangkan nilai guna
Contoh : Ikatan antar pedagang
Catatan : Gemeinschaft (masyarakat desa ;masih murni,erat, alami)
Gesselschaft (masyarakat perkotaan)
4.Van Doorn
#Formal : memiliki aturan tegas
Contoh : sekolah
#Informal : tidak resmi, tidak mempunyai struktur organisasi
Contoh : tukang ojek (pengkolan) 

5. Robert M Z Lawang
#Formal , Ciri ciri : 
1. Memiliki identitas kolektif yang tegas 
2. memiliki daftar anggota yang rinci
3. memiliki prosedur keanggotaan
4. memiliki program kegiatan terus menerus dan diarahkan untuk mencapai tujuan
#Informal : pertemuan berulang-ulang, kepentingan dan pengalaman sama
Contoh : kelompok ibu-ibu arisan 

6. Soekanto
#Kelompok okupasional: semakin memudarnya nilai kekerabatan, dan anggota memiliki jenis pekarjaan sama
contoh : ikatan dokter Indonesia
#Kelompok volunter: memiliki kepentingan sama, namun tidak mendapat perhatian dari masyarakat
Dasar terbentuk :
1. kebutuhan pangan,sandang,papan
2. kebutuhan keselamatan jiwa dan raga
3. kebutuhan mengenai harga diri
4. kebutuhan mengembangkan potensi diri
5. kebutuhan akan kasih sayang

Kelompok Pada Masyarakat Multikultural

1. Kelompok atas dasar ras
Terdiri dari :
1. Kelompok sosial ras arab
    Banyak terdapat di daerah Cirebon
2. Kelompok sosial ras tionghoa
    Banyak terdapat di daerah Jakarta ( Kampung Glodok )
3. Kelompok sosial ras india
    Banyak terdapat di kota besar (Sumatra : Orang Keling)
2. Kelompok sosial atas dasar suku bangsa 
Cliford Geertz : Indonesia memiliki >300 suku bangsa dengan ciri yang berbeda
Sultan Takdir Alisyahbana : ± 200-250 suku bangsa di Indonesia
3. Kelompok sosial atas dasar agama
Terwujud dalam bentuk kelompok keagamaan yakni (Islam, Kristen, Hindhu, Buddha, Konghucu, Katolik) dan aliran kepercayaan
4. Kelompok sosial atas dasar pendidikan 
1. Jalur pendidikan : Formal
Informal
Non formal
2. Jenjang pendidikan : Dasar (SD-SMP)
      Mengengah  (SMA)
      Tinggi
3. Jenis pendidikan : Umum
Kejuruan
5. Kelompok sosial atas dasar kekerabatan 
    1. Kekerabatan Patrilineal (dari garis ayah)
    2. Kekerabatan Matrilineal (dari garis ibu)
    3. Kekerabatan Bilineal (dari garis ayah dan ibu)
6. Kelompok sosial atas dasar ekonomi
Yaitu :
1. Firma : didirikan paling sedikit 2 orang yang sudah saling mengenal dan percaya
2. Persekutuan komanditer : bisa didirikan dari perusahaan perorangan
3. Perseroan terbatas : persekutuan 2 orang atau lebih dengan modal yang diperoleh dari penjualan saham 
4. Koperasi : organisasi dengan ciri kekeluargaan
5. BUMN : modal dimiliki negara bertujuan untuk melindungi kepentingan umum


7. Kelompok sosial atas dasar politik
Yaitu :
1. Legislatif : membuat UUD
2. Eksekutif : melaksanakan kebijakan
3. Yudikatif : menegakkan UUD
4. Militer : AD, AU, AL
5. Keamanan nasional atau negara (kepolisian) :
Menjaga keamanan, ketertiban dan menegakkan hukum
6. Partai politik 
Massa : mengutamakan kekuatan berdasarkan jumlah anggota
Kader : ketaatan organisasi dan disiplin kerja

Pola Hubungan Antarkelompok
1. Diskriminasi : perilaku yang membeda-bedakan
2. Akulturasi : pertemuan dua budaya berbea menghasilkan budaya baru dimana ciri     
                       khas budaya lama masih terlihat
3. Dominasi : adanya kelompok mayoritas dan minoritas
Genosida : pembunuhan sengaja 
(pembunuhan orang yahudi oleh pemerintah nazi Jerman)
Pengusiran
Pengusiran warga Palestina oleh pemerintahan Israel 
Perbudakan
Sistem kerja rodi pada masa penjajahan Jepang di Indonesia
Asimilasi : percampuran dua budaya berbeda sehingga muncul budaya baru
4. Integrasi :  suatu penyatuan hubungan individu-individu sebagai anggota dari suatu kelompok dalam masyarakat yang harmonis (adanya keseimbangan dalam hubungan antar individu)
5. Paternalisme : diskriminasi terhadap ras pendatang atas ras pribumi
6. Pluralisme : pola hubungan yang mengakui hak politik dan hak perdata
7. Sekisme : diskriminasi dari laki-laki terhadap perempuan yang terjadi karena adanya prasangka dan stereotip





Komentar